Warga KPAD Menolak Rencana Penertiban Rumah Oleh Kodam III/Siliwangi

Warga komplek perumahan Angkatan Darat di kawasan Geger Kalong Bandung menolak rencana penertiban rumah yang mereka tempati oleh Kodam 3 Siliwangi.

Selain melakukan pemagaran dengan menggunakan karung serta bambu, warga juga sengaja menempatkan dan membakar ban bekas.

Ratusan warga komplek perumahan Angkatan Darat di kawasan Geger Kalong Bandung Selasa sore melakukan aksi bakar ban bekas di depan gerbang utama komplek perumahan.

Hal ini menyusul rencana penertiban 39 rumah dinas oleh Kodam 3 Siliwangi tidak hanya itu guna mencegah kemungkinan adanya penertiban yang dilakukan petugas Kodam 3 Siliwangi.

Warga juga sengaja memasang kawat berduri serta palang bambu di setiap pintu masuk menuju perumahan. Warga kecewa dengan keputusan Kodam 3 Siliwangi yang tetap akan melakukan
penertiban terhadap 39 rumah warga di komplek KPAD Gegerkalong.

Warga menilai Komplek KPAD Gegerkalong Bandung bukan milik Kodam Siliwangi pasalnya rumah
yang mereka tempati selama puluhan tahun tersebut didapatkan dari hasil akumulasi gaji prajurit TNI yang merupakan orang tua mereka.

Sejumlah warga mengaku sempat bertemu dengan Panglima Kodam 3 Siliwangi untuk membahas rencana pemindah tangan rumah dinas yang mereka tempati kepada prajurit aktif dengan harga yang layak semampu mereka.

Jadi mereka sudah tahu mereka tidak akan mampu menghadapi kekuatan yang kalau Panglima melakukan kekuatan yang besar mereka tapi mereka sudah berlakukan hak-haknya jadi apa saja yang akan terjadi mereka sudah siap untuk menghadap itu meski tidak menyebutkan waktu
pelaksanaan penertiban.

Namun kepala staf Kodam 3 swangi memastikan akan tetap melakukan penertiban 39 rumah dinas TNI pasalnya saat ini tidak lagi ditempati.

Jumlahnya 739 kepala keluarga.

Sumber: Net Biro Jawa Barat (Youtube)

Report

What do you think?

Written by Abrams

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

KPAD Bakar Ban

Akses Utama KPAD Masih Tertutup Rapat

Warga Masih Bakar Ban di Gerbang KPAD, Belum Ada Tanda-Tanda Penertiban Rumah