Mesjid At Taqwa KPAD Gegerkalong

Sejak kompleks perumahan Angkatan Darat di Gegerkalong Bandung didirikan pada tahun 1970-an, masyarakat memiliki keinginan yang besar untuk memiliki sebuah masjid yang representatif.

Pada awalnya, jamaah dikumpulkan di sebuah rumah kosong di jalan Kenangan kompleks tersebut. Rumah tersebut kemudian digunakan sebagai musholla. Ini adalah awal dari pembentukan sebuah pusat ibadah dan aktivitas keagamaan lainnya, seperti peringatan hari-hari besar Islam, pengajian anak-anak, pengelolaan zakat, sholat berjamaah, dan sebagainya.

Mushola yang sekarang dikenal sebagai Al Muttaqin akhirnya tidak dapat menampung jamaah yang semakin bertambah. Pada akhirnya, Panglima KODAM VI/ Siliwangi (saat itu Mayjen TNI Himawan Sutanto) mempertimbangkan kondisi dan situasi tersebut dengan cermat dan teliti.

Pada akhirnya, dia sendiri membangun sebuah masjid di tengah-tengah perumahan. Beberapa bulan kemudian, pembangunan sebuah masjid yang berukuran 18 x 15 m telah selesai. Pada tanggal 20 Mei 1977, bertepatan dengan HUT KODAM VI/Siliwangi yang ke-31, Mayjen TNI Himawan Sutanto, Panglima KODAM VI/Siliwangi, meresmikannya dengan nama “Masjid At-Taqwa”.

Pada peresmiannya, Panglima KODAM VI/ Siliwangi menekankan betapa pentingnya memperbaiki masjid sesuai dengan fungsi, hakekat, dan peran mereka sebagai pusat ibadah dan kebudayaan Islam. Beliau menekankan untuk segera menyusun kegiatan program, dan kepada para pengurus Dewan Keluarga “Masjid At-Taqwa”, Panglima menekankan betapa pentingnya menciptakan suasana dan lingkungan yang mendukung di lingkungan masjid, termasuk perangkat sarana, prasarana, standar, dan landasan untuk kelancaran dan ketertiban mekanisme kerja organisasi serta dinamisasi seluruh kegiatan yang diselenggarakan.

Saat ini, di lingkungan masjid At-Taqwa telah diselenggarakan berbagai kegiatan yang melibatkan penduduk di rumah dan di luar rumah, baik yang bersifat sementara maupun permanen.

Kegiatan-kegiatan ini mencakup berbagai bidang sesuai dengan fungsi-fungsi ibadah, kegiatan sosial dan muamalah, pendidikan, dan kebudayaan. Tugas-tugas Dewan Keluarga “Masjid At-Taqwa” dijelaskan dalam Pokok-pokok Organisasi dan Tugas, Pasal 2: memupuk empati dan kerja sama yang baik antara pembina, pengurus, dan jamaah masjid.

mengembangkan dan meningkatkan kualitas, martabat, dan kemakmuran masjid secara kolektif (ta’awun) dan tasamuh dalam membangun ukhuwah Islamiyah, Wahidatul Ummah, dan Akhlaqul Karimah kaum muslimin berdasarkan akidah Islamiyah dan tetap berpedoman pada ajaran Islam.

mengembangkan dan meningkatkan syiar Islam dalam berbagai aspek kehidupan melalui penggunaan sarana seperti ilmu pengetahuan, seni, budaya, teknologi, sosial, dan ekonomi.

Meningkatkan kualitas dan kualitas iman, Islam, dan Ihsan dalam penjabaran dan pengalamannya.

menjunjung tinggi, melengkapi, dan menerapkan dasar negara Pancasila.

Keseluruhan kegiatan yang dilakukan dari tahun ke tahun menunjukkan peningkatan dalam berbagai cara, tetapi selalu mengarah pada pola pembinaan yang terarah.

Report

What do you think?

Written by Mimin

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Satuan Kemiliteran

Kesatuan Kemiliteran

Perbedaan Pistol dan Revolver